Hello Bram
Love(Suck)Story ! July 11th, 2008
<!–
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-parent:"";
margin:0in;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>
Kudengar kabar dari jauh
Ia tak lagi sendiri
Kali ini ia benar-benar tak lagi sendiri
Lelaki itu, yang dulu ku sayangi, telah meminang kekasihnya
Akhirnya, ia memberikan sebagian hidupnya untuk perempuan
itu, yang tak ku kenal
Ada
sedih yang menusuk, itu tak kupungkiri
Namun ada juga kelegaan yang membebaskan
Aku masih sendiri,
Masih harus berjuang
masih harus menggeram
sesekali menjerit, tidaaak tuhan !
kuanggap saja
ini adalah bonus dari tuhan
semoga aku belajar bijak dan rendah hati, itu maunya tuhan!
Aku percaya !
Hello bram,
Semoga bahagia, begitu saja
tak tahu baunya seperti apa. tadi Sore hari aku
About