“ Tak ada orang yang
kuat, yang ada adalah mereka yang memilih untuk tidak menunjukkan kelemahan
mereka dan memaksimalkan kelebihan mereka. Mereka yang dianggap kuat adalah mereka yang berhasil
mengatasi emosi-emosi mereka, menerima dan mencintai diri mereka apa adanya”

 

Sebuah statement singkat cukup menggangguku ketika seorang
lelaki muda mengatakan bahwa aku menjadi inspirasi karena kemandirianku.
Hmm…bukan untuk pertama kalinya aku medengar statement seperti itu. Sepertinya
banyak orang yang menganggapku kuat dan tegar. Tak satu atau dua perempuan
mengatakan bahwa mereka ingin bias kuat seperti diriku.

Lalu aku mulai bertanya pada diriku sendiri, apakah aku
memang kuat ?

Sama seperti sebelumnya, jawabanku adalah : Tidak !

Aku sama rentan dan lemah seperti yang lainnya, aku manusia
biasa yang memiliki emosi dan keinginan sama seperti manusia lainnya. Apakah
aku punya masalah? Tentu saja, bukankah itu yang menjadikanku seorang manusia?

Aku mulai berfikir, kenapa kemudian orang berfikir aku lebih
kuat atau lebih tegar dari mereka. Berikut analisku :

  • Aku sama memiliki masalah seperti yang lain, namun aku
    menganggap masalah adalah sebuah tantangan bukan rintangan.
  • Aku juga mengalami berbagai peristiwa traumatis dan
    menyakitkan, namun aku memilih memposisikan diriku sebagai pejuang bukan
    sebagai korban.
  • Aku memiliki banyak kekurangan dan kelemahan namun aku
    memilih untuk lebih fokus pada kelebihan dan kekuatanku.
  • Aku rentan dan rapuh terhadap penilaian orang lain namun aku
    memilih untuk mempercayai naluri dan hatiku daripada judgment orang lain.
  • Aku banyak melakukan kesalahan dan harus membayar mahal atas
    perbuatanku, namun aku memiih untuk bangkit dan bertanggung jawab sekalipun itu
    tidak menyenangkan daripada harus terus menerus menyesalinya.
  • Aku bersedia dianggap gila dan tetap punya kuasa atas diriku
    sendiri daripada dianggap normal namun menjadi tak berdaya atas diriku sendiri.
  • Aku memiliki banyak ketakutan namun aku memilih untuk
    mengatasi rasa takut itu daripada menghindarinya.
  • Aku tetap akan menangis di saat sedih, aku memilih dianggap
    cengeng dan rapuh oleh orang lain namun mampu mengatasi emosi-emosi ku dan
    berhasil memahami perasaanku sendiri.
  • Aku tidak akan berusaha menyenangkan orang lain jika aku
    tidak benar-benar ingin melakukannya, dan aku akan marah jika aku memang
    benar-benar marah. Aku memilih untuk jujur dengan perasaanku daripada sekedar
    mengharapkan penilaian baik dari orang lain.
  • Aku belajar banyak hal karena aku selalu merasa bodoh dan
    tidak cukup tahu tentang banyak hal. Menjadi bodoh adalah fitrah manusia namun
    menjadi smart adaah tantangan setiap manusia.

So, this part is wrote especially for fajar :

  • Hati-hati dengan permintaanmu, ketika meminta kekuatan pada
    tuhan maka jangan kaget jika kemudian sedikit demi sedikit hidup mulai bermasalah.
    Begitulah cara Tuhan mengasihi kita.
  • Jangan biarkan orang lain menetapkan batasan untuk kita,
    kita yang lebih tahu sampai mana kita sanggup memperjuangkan impian kita.
  • Tetapkan batasan untuk diri kita dan hargai batasan-batasan
    orang lain.
  • Ketika berbicara dengan orang lain tatap mata mereka. Mata
    adalah jendela hati, kejujuran dan kesungguhan seseorang terpancar melalui
    mata.
  • Jangan menganggap seseorang lebih rendah atau lebih tinggi.
    Semua manusia adalah sama. Yang berbeda adalah jabatan, harta, warna kulit, agama
    dan jenis kelaminnya. Percayalah bahwa kekuatanmu adalah kekurangan orang lain
    dan kekuatan orang lain adalah kelemahan. Karenanya kita harus saling
    melengkapi.
  • Wanita dan Pria hanya sekedar perbedaan jenis kelamin.
  • Berikan penghormatan tertinggi untuk diri kita bukan untuk
    orang lain.
  • Lakukan apa yang bias kamu lakukan untuk orang lain.
  • Jangan takut dianggap rendah orang lain, biarkan orang lain
    menyerang karena kita takkan mati karenanya.
  • Jangan cepat bangga dengan pujian orang lain karena hal itu
    biasanya membuat kita menjadi tumpul.
  • Miliki imajinasi dan impian seperti seorang anak kecil namun
    bertanggung jawablah sebagai seorang manusia dewasa.
  • Jangan Jaim ! jaim tidak membuatmu lebih bijaksana, tidak
    membuatmu lebih pintar, tidak membuatmu lebih kaya.
  • Belajar mengatakan : Tidak !
  • Seluas dunia itulah batasan petualanganmu.
  • Tidak ada yang tidak mungkin di capai jika seseorang
    benar-benar menginginkannya.
  • Tidak ada bule, tidak ada negro ; itu Cuma label. Semua
    manusia di manapun adalah sama !
  • Tidak ada kebudayaan yang lebih baik dari yang lainnya,
    setiap kebudayaan adalah baik .
  • Ketika kamu bersama orang lain, you’re not just representing
    your self but also represent your culture and the people in your community.
  • Segala sesuatu ujungnya duit, namun ujung nya duit kita
    sendiri yang menentukan.
  • Jadilah The Other, keluar dari kerangka berfikir yang umum
    and discover your thought.

 

 Special case:

About Man and Woman

  • Kejantanan seorang lelaki bukan di lihat dari seksualitas,
    kecerdasan, atau ketampanannya namun lebih pada kemampuannya menundukan ego nya
    dan kemampuannya mengayomi.
  • Lelaki tidak berarti harus lebih hebat segalanya. Lelaki
    hebat adalah mereka yang tahu kelemahannya dan tak malu menunjukan kerapuhannya
    pada seseorang yang di kasihinya.
  • Cinta adalah kekuatan terbesar dan penghormatan adalah
    penuntun nya.
  • Jangan takut patah hati, putus cinta hanya mempercepat
    membuatmu memahami cinta itu sendiri.

 

About Family
 

  • Keluarga adalah support terbesar, unconditional love yang
    tak bias di tawar lagi. Apa lagi yang di takutkan ketika memiliki support
    mereka?
  • Orang tua lebih tahu banyak namun bukan berarti mereka
    selalu benar. Pertahankan keyakinanmu dan tetap hormati mereka.
  • Menjadi mandiri bukan berarti lepas dari keluarga, menjadi
    mandiri adalah punya kuasa atas setiap keputusan dalam hidup dan bertanggung
    jawab atas setiap keputusan tersebut. Tentunya tetap connected dengan keluarga.
  • Di tentang oleh keluarga adalah sesuatu hal yang indah, di
    situlah cinta dan keyakinan di uji.

 

 

 

“ Menjadi hebat itu mudah namun menjadi sederhana itu butuh
kerendahan hati”





Leave a Comment