I miss u so bad, sophie

My Kitten February 11th, 2008

Dsc02233
Sophie ku sayang,

Hari ini mama sudah 2 kali berenang di sendang coyo, sekali
pagi dan sekali lagi sore hari
Mama senang sekali bisa bermain air dan tertawa bersama
teman-teman mama

Dsc08241

Ada seorang teman mama dari itali, seorang pemain sirkus
yang sangat pintar dan lucu, namanya piero, kamu pasti suka bermain-main sepeda
dengannya, sophie bisa ikut naik sepedanya yang tinggi sambil sedikit
ketakutan, tapi kamu pasti tertawa senang.

Di sini, di sendang coyo ada banyak sekali rumput dan
lapangan yang luas, hijau di mana-mana, hutan pohon jati di sini luas sekali,
kamu bisa bermain di sini seharian hingga kamu lelah dan lupa pulang. Kalo kamu
haus kamu bisa minum air sendang coyo yang jernih itu, atau mungkin sophie
ingin belajar berenang bersama mama?

Tempat ini begitu sejuk tapi mama yakin bahwa surga yang
kini di tempati edo dan jenni jauh lebih indah dari ini, tapi sophie…mama
berharap surga bagimu adalah di sini, di bawah langit ini bersama mama…I dunno
what would happen to me without you my sweetheart…

Sophie ku sayang, malam ini mama seharusnya bahagia, tapi
mama ingat kamu…

Tiba-tiba mama merasa sangat kosong tanpa kamu, I miss u
sophie sayang…

Sabar ya sayangku, sebentar lagi kita akan berkumpul
bersama…

Aku juga bisa sedih

Me Myself & Ina February 11th, 2008

Aku hanya ingin kalian semua tahu bahwa aku sedang kecewa

Bahwa aku bisa bersedih seperti kalian…

Hanya saja aku tak mampu menunjukkannya

Aku tak mampu meyakinkan kalian bahwa aku lebih rapuh …

Aku manusia biasa, berdosa dan tak sempurna

Lemah tanpa kuasa Tuhan yang menopangku…

Hanya saja aku tak mampu menunjukkannya

 

Saat ini aku hanya ingin memegang tangan seseorang

Memandang matanya lekat-lekat dan mencoba meyakinkannya

Bahwa aku benar-benar sedang bersedih…

Kenapa begitu sulit ?

 

Apakah salah bahasa tubuhku yang terlalu protektif terhadap
perasaanku sendiri?

Atau memang terlampau kuat pertahanan diriku hingga sesuatu
yang alamiah pun ditolak oleh tubuh dan perasaanku sendiri?

Ah, Tuhan…

Hanya Engkau yang kutahu pasti tahu akan rasa ini

Hanya Engkau yang kuyakin mengerti isi hatiku