Puting sendu layu

Lust ! January 9th, 2008

Hey, lihatlah putting susuku

Berwarna coklat dan merekah

Menunggu di goda setiap waktu

Suatu hari awan kelabu menyelimuti putting susuku

Gegap gempita puting susuku mengkerut

Tadinya ranum kini menyusut kaku

Hey, kenapa puting susuku

Ada apa nona coklat ku?

Kulihat dirimu membeku dan bersedih
Kemana pesona dan gairah birumu itu?

“aku tak lagi bernafsu” sahutmu

Putingku layu dan sendu…

“aku ingin kembali merasakan gairah itu, aku bahkan hampir lupa bagaimana rasanya terangsang “

Kini aku yang layu dan sendu…

“aku ini kenapa?”
“maafkan aku putingku yang coklat, aku hanya butuh waktu sebentar lagi hingga aku bisa membuatmu bahagia”

Sore itu aku mengemas puting susuku dan menyimpannya dalam sebuah kotak,
mungkin untuk waktu yang lama…mungkin lama sekali….entahlah….

Snap cafe

Jogja January 9th, 2008

Rasanya aneh kembali duduk di sini…
Dua setengah tahun yang lalu aku dan debi pernah duduk bersama
Di sini…
Di suatu siang di hari selasa…
Menunggu seseorang yang tak asing lagi
Berjam-jam aku menunggu….menunggu dan menunggu…
Dan akhirnya kami pulang, aku pun menahan tangis dan amarah
Lelaki itu tak kunjung dating
Untuk kesekian kalinya ia ingkar janji !

Bram…bram…lelaki yang aneh…
Tak kusangka ternyata kau tak lebih seorang pengecut !
Dan kini aku hanya bisa tertawa mengingat lagak bodohmu itu !